| NO | KODE DATA | NAMA | DEFINISI | SATUAN |
| 736 |
03.03.046 |
Tingkat keandalan kenavigasian |
kecukupan dan optimalnya fungsi sistem navigasi meliputi keandalan sarana bantu navigasi pelayaran dan telekomonukasi pelayaran untuk memberikan layanan keselamatan dan keamanan pelayaran |
persen |
| 737 |
03.03.047 |
Tingkat Keselamatan Transportasi Daerah |
Ukuran yang digunakan untuk menilai sejauh mana sistem transportasi dapat beroperasi dengan risiko minimal terhadap kecelakaan, cedera, dan kerugian lainnya. Definisi ini biasanya mencakup indikator kuantitatif dan kualitatif yang menggambarkan kondisi keselamatan suatu moda transportasi dalam suatu wilayah atau periode tertentu. |
persen |
| 738 |
03.03.047.001 |
Tingkat Keselamatan Transportasi Daerah Provinsi |
Ukuran yang digunakan untuk menilai sejauh mana sistem transportasi dapat beroperasi dengan risiko minimal terhadap kecelakaan, cedera, dan kerugian lainnya. Definisi ini biasanya mencakup indikator kuantitatif dan kualitatif yang menggambarkan kondisi keselamatan suatu moda transportasi dalam suatu wilayah atau periode tertentu. |
persen |
| 739 |
03.03.047.002 |
Tingkat Keselamatan Transportasi Daerah Kabupaten/Kota |
Ukuran yang digunakan untuk menilai sejauh mana sistem transportasi dapat beroperasi dengan risiko minimal terhadap kecelakaan, cedera, dan kerugian lainnya. Definisi ini biasanya mencakup indikator kuantitatif dan kualitatif yang menggambarkan kondisi keselamatan suatu moda transportasi dalam suatu wilayah atau periode tertentu. |
persen |
| 740 |
03.03.048 |
Tingkat Lulusan SDM Transportasi yang bersertifikat Kompetensi |
Penyediaan SDM transportasi yang kompeten melalui lembaga diklat BPSDM Perhubungan |
persen |
| 741 |
03.03.049 |
Tingkat Penyerapan Lulusan Pembentukan SDM Transportasi |
Peningkatan lulusan SDM transportasi yang dapat terserap di lembaga pemerintahan, BUMN, swasta, baik dalam negeri maupun luar negeri |
persen |
| 742 |
03.03.050 |
V/C ratio di jalan Provinsi |
V/C Ratio (Volume-to-Capacity Ratio) di jalan provinsi adalah rasio antara volume lalu lintas yang mengalir melalui suatu jalan dengan kapasitas maksimum jalan tersebut untuk menampung lalu lintas. Rasio ini digunakan untuk menilai kinerja operasional jalan dan tingkat kemacetan atau kepadatan lalu lintas. |
- |
| 743 |
03.03.051 |
Volume Angkutan Barang Transportasi Udara pada Bandara Primer/Utama |
Indikator yang mengukur jumlah angkutan barang pada transportasi udara |
juta ton |
| 744 |
03.03.052 |
Volume Angkutan Penyeberangan |
Indikator yang menunjukkan jumlah kendaraan yang diangkut oleh angkutan penyeberangan pada lintas komersial dan nonkomersial tiap tahunnya. |
juta kendaraan |
| 745 |
03.03.053 |
Waktu penahanan (dwell time) di pelabuhan selama fase impor |
waktu yang diperlukan oleh suatu peti kemas mulai dari proses penimbunan sampai dengan keluar kawasan pelabuhan (gate out) |
hari |
| 746 |
03.03.054 |
Waktu tempuh pada lintas utama jaringan jalan nasional |
Kecepatan rata-rata perjalanan yang dilakukan pada koridor-koridor terpilih dan dikelompokkan untuk masing-masing rute berdasarkan kondisi topografi, lebar, dan perkerasan (standar) jalan, volume lalu lintas, dan lain-lain. |
jam perseratus kilometer |
| 747 |
03.03.055 |
Cakupan Perlintasan Kereta Api yang Ditangani |
Cakupan Perlintasan Kereta Api yang Ditangani merupakan indikator yang menggambarkan tingkat pengelolaan dan pengawasan terhadap perlintasan kereta api. Ini termasuk upaya untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi melalui pengelolaan yang baik atas infrastruktur perlintasan kereta api yang ada. |
persen |
| 748 |
03.03.056 |
Konektivitas Darat |
Konektivitas darat adalah aspek vital dalam pembangunan infrastruktur transportasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Infrastruktur transportasi yang baik memudahkan pergerakan barang dan orang, serta meningkatkan interaksi antar wilayah. |
persen |
| 749 |
03.03.057 |
Konektivitas Laut |
Konektivitas Laut adalah konsep yang mencakup integrasi dan hubungan antarwilayah atau negara melalui sistem transportasi laut, yang mendukung berbagai kegiatan ekonomi, sosial, dan budaya. Infrastruktur laut yang baik sangat penting untuk meningkatkan perdagangan internasional, aksesibilitas, dan pertumbuhan ekonomi, terutama bagi negara kepulauan atau negara yang memiliki wilayah pesisir yang luas. |
unit |
| 750 |
03.03.058 |
Persentase Pengendalian Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) |
Persentase Pengendalian KKOP adalah ukuran yang digunakan untuk mengetahui seberapa baik pengelolaan keuangan dan operasional pemerintah yang telah dilakukan dalam rangka pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan. Pengendalian ini penting untuk memastikan bahwa anggaran dan sumber daya digunakan secara efisien, efektif, dan sesuai dengan aturan yang berlaku. |
persen |