Jl. Kalimantan No 1 Kampung I / Skip 085179990551 mailbox@tarakankota.go.id

Standar Data

CARI
NOKODE DATANAMADEFINISISATUAN
676 03.02.005 Persentase Dukungan Kegiatan Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah/Masyarakat/Badan Usaha yang Dilaksanakan di 45 Kawasan Transmigrasi Indikator persentase dukungan kegiatan kementerian/lembaga/pemerintah daerah/masyarakat/badan usaha yang dilaksanakan di 45 kawasan transmigrasi merupakan indikator untuk mengukur tingkat dukungan lintas sektor dan lintas pelaku dalam penyelenggaraan transmigrasi. persen
677 03.02.006 Persentase Dukungan Kegiatan Pemerintah Daerah yang Dilaksanakan di Kawasan Transmigrasi Indikator persentase dukungan kegiatan pemerintah daerah yang dilaksanakan di kawasan transmigrasi merupakan indikator untuk mengukur tingkat dukungan kegiatan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan transmigrasi persen
678 03.02.007 Persentase Peningkatan Pendapatan Perkapita Masyarakat di 45 Kawasan Transmigrasi Indikator persentase peningkatan pendapatan perkapita masyarakat di 45 kawasan transmigrasi merupakan indikator untuk mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi. persen
679 03.02.008 Pendapatan Per Kapita di Wilayah Transmigrasi ukuran pendapatan rata-rata per orang di daerah yang menjadi lokasi transmigrasi. Ini digunakan untuk mengevaluasi standar hidup dan kesejahteraan penduduk transmigran. nilai
680 03.02.009 Persentase Luas Kawasan Transmigrasi yang Berkembang merujuk pada ukuran atau proporsi dari luas total kawasan transmigrasi yang telah mengalami perkembangan dalam hal infrastruktur, fasilitas, serta pemanfaatan lahan untuk kegiatan ekonomi dan sosial yang lebih baik dibandingkan dengan kondisi awal saat kawasan tersebut dibuka. persen
681 03.02.010 Persentase Program Transmigrasi yang Dilaksanakan Persentase Program Transmigrasi yang Dilaksanakan adalah ukuran yang menggambarkan sejauh mana suatu program transmigrasi yang telah direncanakan dapat dilaksanakan dalam bentuk persentase. Ini biasanya dihitung dengan membandingkan jumlah program transmigrasi yang berhasil dilaksanakan dengan jumlah program transmigrasi yang direncanakan. Persentase ini digunakan sebagai indikator kinerja untuk menilai efektivitas pelaksanaan program transmigrasi di suatu daerah atau secara nasional. persen
682 03.02.011 Persentase Transmigran yang Dibina dan Diberdayakan Persentase Transmigran yang Dibina dan Diberdayakan adalah prosentase dari jumlah transmigran yang menerima program pembinaan (pelatihan, pendidikan, pendampingan, dan fasilitas) serta pemberdayaan (akses kepada sumber daya ekonomi, peningkatan keterampilan, penguatan ekonomi lokal, dan lainnya) oleh pemerintah atau pihak terkait dibandingkan dengan jumlah transmigran yang ada dalam suatu wilayah atau program transmigrasi tertentu. persen
683 03.03.001 Biaya Transportasi Logistik pada Angkutan Darat Selain Angkutan Rel terhadap PDB Biaya Logistik / Persentase pengeluaran dalam rangka menangani arus barang, arus informasi, dan arus uang melalui proses pengadaan (procurement), penyimpanan (warehousing), transportasi (transportation), distribusi (distribution), dan pelayanan pengantaran (delivery services) sesuai dengan jenis, kualitas, jumlah, waktu dan tempat yang dikehendaki konsumen, mulai dari point of origin sampai dengan point of destination yang menggunakan Jasa Angkutan Darat Selain Angkutan Rel terhadap nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu negara tertentu, atau nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. persen
684 03.03.002 Biaya Transportasi Logistik pada Angkutan Laut terhadap PDB Biaya Logistik / Persentase pengeluaran dalam rangka menangani arus barang, arus informasi, dan arus uang melalui proses pengadaan (procurement), penyimpanan (warehousing), transportasi (transportation), distribusi (distribution), dan pelayanan pengantaran (delivery services) sesuai dengan jenis, kualitas, jumlah, waktu dan tempat yang dikehendaki konsumen, mulai dari point of origin sampai dengan point of destination yang menggunakan Jasa Angkutan Laut terhadap nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu negara tertentu, atau nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. persen
685 03.03.003 Biaya Transportasi Logistik pada Angkutan Rel terhadap PDB Biaya Logistik / Persentase pengeluaran dalam rangka menangani arus barang, arus informasi, dan arus uang melalui proses pengadaan (procurement), penyimpanan (warehousing), transportasi (transportation), distribusi (distribution), dan pelayanan pengantaran (delivery services) sesuai dengan jenis, kualitas, jumlah, waktu dan tempat yang dikehendaki konsumen, mulai dari point of origin sampai dengan point of destination yang menggunakan Jasa Angkutan Rel terhadap nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu negara tertentu, atau nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. persen
686 03.03.004 Biaya Transportasi Logistik pada Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan terhadap PDB Biaya Logistik / Persentase pengeluaran dalam rangka menangani arus barang, arus informasi, dan arus uang melalui proses pengadaan (procurement), penyimpanan (warehousing), transportasi (transportation), distribusi (distribution), dan pelayanan pengantaran (delivery services) sesuai dengan jenis, kualitas, jumlah, waktu dan tempat yang dikehendaki konsumen, mulai dari point of origin sampai dengan point of destination yang menggunakan Jasa Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan terhadap nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu negara tertentu, atau nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. persen
687 03.03.005 Biaya Transportasi Logistik pada Angkutan Udara terhadap PDB Biaya Logistik / Persentase pengeluaran dalam rangka menangani arus barang, arus informasi, dan arus uang melalui proses pengadaan (procurement), penyimpanan (warehousing), transportasi (transportation), distribusi (distribution), dan pelayanan pengantaran (delivery services) sesuai dengan jenis, kualitas, jumlah, waktu dan tempat yang dikehendaki konsumen, mulai dari point of origin sampai dengan point of destination yang menggunakan Jasa Angkutan Udara terhadap nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu negara tertentu, atau nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. persen
688 03.03.006 Indeks Aksesibilitas dan Konektivitas Indeks Aksesibilitas dan Konektivitas Kawasan (IAKK) merupakan ukuran kapasitas suatu lokasi untuk diakses atau dicapai dari lokasi lain. Indikator ini terdiri dari 5 (lima) Indikator Immediate/Output sebagai berikut: 1. Indeks Kinerja Angkutan Umum (IKAU) Indeks ini merupakan sebuah metrik yang digunakan untuk mengukur efisiensi dan efektivitas sistem angkutan umum massal perkotaan. Indeks Kinerja Angkutan Umum memberikan gambaran menyeluruh tentang seberapa baik tingkat penyediaan layanan transportasi publik di kawasan perkotaan IKN. 2. Indeks Kinerja Jalan Perkotaan (IKJP) Indeks ini merupakan sebuah metrik pengukuran dalam menilai kualitas jaringan jalan dalam mendukung transportasi publik dan mobilitas aktif di IKN. 3. Indeks Aksesibilitas ke Kawasan Sekitar (IAKS) Indeks ini merupakan sebuah metrik pengukuran tingkat kemudahan akses atau ketercapaian sebuah kawasan terhadap kawasan dan/atau simpul di sekitar. Indeks Aksesibilitas Kawasan ini melingkupi aksesibilitas KIPP IKN terhadap 6 kawasan aglomerasi sekitar (Kab. Paser, Kab. PPU, Kota Balikpapan, Kota Samarinda, Kab. Kukar, dan Kab. Kubar). 4. Indeks Kemudahan Berjalan Kaki / Walkability Index (WI) Indeks ini merupakan sebuah metrik pengukuran dalam menilai tingkat kemudahan berjalan kaki pada suatu kawasan yang diukur dalam 7 (tujuh) parameter sebagaimana diatur dalam dalam Surat Edaran Menteri PUPR Nomor 15/SE/Db/2023 tentang Pedoman Penentuan Indeks Kelayakan Berjalan (Walkability Index [WI]) di Kawasan Perkotaan. 5. Indeks Kinerja Transit Express (IKTE) ke Bandara Strategis merupakan sebuah metrik yang digunakan untuk mengukur efisiensi dan efektivitas sistem angkutan transit express ke bandara. Indeks Kinerja Transit Express ke Bandara Strategis memberikan gambaran menyeluruh tentang seberapa baik tingkat penyediaan layanan transit express dari IKN ke Bandara strategis. -
689 03.03.007 Indeks Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Publik Sektor Transportasi 1. Indeks Kepuasan Masyarakat adalah data dan informasi tentang tingkat kepuasan masyarakat yang diperoleh dari hasil pengukuran secara kuantitatif dan kualitatif atas pendapat masyarakat dalam memperoleh pelayanan dari aparatur penyelenggara pelayanan publik. IKM dibandingkan dengan harapan dan kebutuhan masyarakat. 2. Ruang Lingkup IKM dalam sektor transportasi meliputi: Persyaratan: Persyaratan yang harus dipenuhi dalam pengurusan suatu jenis pelayanan, baik persyaratan teknis maupun persyaratan administratif. Prosedur: Tata cara pelayanan yang dibakukan bagi pemberi dan penerima pelayanan. Waktu Pelayanan: Jangka waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pelayanan. Biaya/Tarif: Biaya atau tarif yang dikenakan untuk pelayanan. Produk Spesifikasi: Pelayanan yang diberikan dan diterima sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Kompetensi Pelaksana: Kemampuan dan kualifikasi pelaksana pelayanan. Perilaku Pelaksana: Sikap dan perilaku pelaksana pelayanan. 3. Indikator IKM dalam sektor transportasi dapat dijabarkan menjadi beberapa sub-indikator, seperti: Tingkat Keterbukaan Informasi: Informasi yang disediakan tentang prosedur dan persyaratan pelayanan. Tingkat Kejelasan Alur: Kemudahan dalam memahami prosedur dan alur pelayanan. Tingkat Kesederhanaan Prosedur: Kemudahan dalam mengurus dan memenuhi persyaratan pelayanan. Tingkat Kredibilitas Petugas: Kepastian identitas dan tanggung jawab petugas pelayanan. Tingkat Kemudahan Ditemui dan Dihubungi: Kemudahan dalam menemui dan menghubungi petugas pelayanan. -
690 03.03.008 Indeks Peningkatan SDM Transportasi Pemenuhan Sumber Daya Manusia dalam Bidang Transportasi yang Berkompeten -

© Tarakan. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex


Distributed By: ThemeWagon