Jl. Kalimantan No 1 Kampung I / Skip 085179990551 mailbox@tarakankota.go.id

Standar Data

CARI
NOKODE DATANAMADEFINISISATUAN
46 02.01.002 Indeks Persaingan Usaha Indeks Persaingan Usaha (IPU) merupakan indeks yang disusun berdasarkan persepsi yang dibangun untuk melihat iklim persaingan usaha yang sehat yang mendorong efisiensi ekonomi nasional..
47 02.01.003 Jumlah industri kecil dan menengah (IKM) yang melakukan kemitraan dengan industri besar, sedang, dan sektor ekonomi lainnya Industri Kecil dan Menengah (IKM) adalah industri mikro, kecil, dan menengah. Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang melakukan kemitraan dengan industri besar, sedang, dan sektor ekonomi lainnya adalah jumlah IKM yang telah terjalin kesepakatan/komitmen dengan industri besar/industri sedang/sektor ekonomi lainnya melalui kerja sama/perjanjian/kontrak. industri
48 02.01.004 Jumlah Kerjasama pemanfaatan iptek dan inovasi strategis dengan Industri/Badan Usaha pada bidang-bidang prioritas Jumlah Kerjasama Pemanfaatan Iptek dan Inovasi Strategis dengan Industri/Badan Usaha pada Bidang-Bidang Prioritas merupakan jumlah kolaborasi yang terjalin antara institusi penelitian, perguruan tinggi, atau lembaga pemerintah dengan sektor industri atau badan usaha dalam pemanfaatan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi pada sektor-sektor yang dianggap prioritas nasional. Indikator ini mencerminkan jumlah kerjasama formal yang dibentuk antara lembaga penelitian, universitas, atau instansi pemerintah dengan industri atau badan usaha dalam rangka penerapan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta inovasi pada bidang-bidang yang menjadi prioritas pembangunan nasional. Bidang-bidang prioritas tersebut biasanya ditetapkan dalam dokumen perencanaan strategis nasional, seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), dan dapat mencakup sektor-sektor seperti pangan, energi, kesehatan, transportasi, dan teknologi informasi.? Indikator ini dihitung dengan menjumlahkan total perjanjian kerjasama atau memorandum of understanding (MoU) yang telah ditandatangani antara lembaga penelitian, universitas, atau instansi pemerintah dengan industri atau badan usaha dalam periode tertentu (RPJMN 2025-2029), yang fokusnya pada pemanfaatan iptek dan inovasi di bidang-bidang prioritas. Setiap perjanjian atau MoU yang memenuhi kriteria tersebut dihitung sebagai satu unit kerjasama. kerja sama
49 02.01.005 Jumlah Nilai Tambah Ekonomi Kreatif Selisih antara nilai produksi (output) dan biaya produksi dari suatu produk ekonomi kreatif. rupiah
50 02.01.006 Jumlah perusahaan dengan nilai Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) > 3.0 INDI 4.0 adalah sebuah indeks acuan yang digunakan oleh industri dan pemerintah untuk mengukur tingkat kesiapan perusahaan menuju industri 4.0. INDI 4.0 terdiri atas lima pilar, yaitu manajemen dan organisasi (management and organization), orang dan budaya (people and culture), produk dan layanan (product and services), teknologi (technology), dan operasi pabrik (factory operation). Adapun level dalam INDI 4.0 terdiri dari : Level 0 : tahap belum siap bertransformasi; Level 1 : tahap kesiapan awal; Level 2 : tahap kesiapan sedang; Level 3 : tahap kesiapan matang; dan Level 4 : tahap sudah menerapkan sebagian besar konsep industri 4.0. perusahaan
51 02.01.007 Jumlah perusahaan industri berdasarkan lokasi yang sudah tersertifikasi industri hijau Perusahaan yang memiliki standar industri yang terkait dengan efisiensi bahan baku, bahan penolong, energi, proses produksi, produk, manajemen perusahaan, pengelolaan limbah dan/atau aspek lain yang ditetapkan dan disusun secara konsensus oleh semua pihak terkait yang bertujuan untuk mewujudkan industri hijau. perusahaan
52 02.01.008 Jumlah produk industri berbasis SDA yang diolah yang berdaya saing Merupakan jumlah produk industri berbasis SDA yang diolah yang memiliki keunggulan komparatif. Produk industry yang berbasis SDA diklasifikasikan berdasarkan level HS 6 Digit dan kalasifikasi Lall). produk (kumulaitif)
53 02.01.009 Jumlah Tenaga Kerja Sektor Industri Pengolahan Nonmigas jumlah total orang yang bekerja dalam sektor industri pengolahan yang tidak termasuk industri minyak dan gas, yang diukur dalam jutaan orang. Definisi ini mencakup semua individu yang dipekerjakan di berbagai subsektor dalam industri pengolahan nonmigas, seperti manufaktur, produksi barang konsumsi, tekstil, elektronik, makanan dan minuman, dan sektor lainnya yang tidak terkait dengan eksplorasi, produksi, atau distribusi minyak dan gas. orang
54 02.01.010 Jumlah Tenaga Kerja Subsektor Aplikasi dan Gim Jumlah Tenaga Kerja subsektor aplikasi dan gim adalah jumlah penduduk yang bekerja dalam subsektor aplikasi dan gim ribu orang
55 02.01.011 Jumlah Tenaga Kerja Subsektor Fesyen dan Kriya Jumlah Tenaga Kerja subsektor kriya dan fesyen adalah jumlah penduduk yang bekerja di subsektor kriya dan fesyen. ribu orang
56 02.01.012 Jumlah Tenaga Kerja Subsektor Film, Animasi, Video, dan Musik Jumlah Tenaga Kerja Subsektor Film, Animasi, Video, dan Musik adalah jumlah penduduk yang bekerja di subsektor Film, Animasi, Video, dan Musik ribu orang
57 02.01.013 Jumlah Tenaga Kerja Subsektor Kuliner Jumlah Tenaga Kerja subsektor kuliner adalah jumlah penduduk yang bekerja dalam subsektor kuliner. ribu orang
58 02.01.014 Kapasitas Produksi Industri Kimia Dasar Berbasis Minyak, Gas, dan Batubara Kemampuan Industri Kimia Dasar Berbasis Minyak, Gas, dan Batubara untuk dapat menghasilkan output atau memprodusi produk Kimia Dasar Berbasis Minyak, Gas, dan Batubara dalam periode tertentu. Yang dimaksud Industri Kimia Berbasis Minyak Bumi adalah KBLI 20117 (Ethylene, Propylene dan Butadiene); KBLI 20117 (Benzene, Toluenze, p-Xylene, dan o-Xylene); serta KBLI 20131 (PE, PP, PS, PVC dan PET). Yang dimaksud dengan industri kimia berbasis gas bumi adalah KBLI 20122, 20123, 20124 dan 20129 (NPK, Organik, SP-36, Urea, ZA); Ammonia (KBLI 2011, 20122); serta Methanol (KBLI 20117). Yang dimaksud industri kimia berbasis batubara adalah industri kokas/semi kokas (KBLI 19100). ribu ton
59 02.01.015 Kapasitas Produksi Industri Olahan Bauksit Hasil produksi maksimum yang dapat dicapai perusahaan untuk memproduksi produk olahan bauksit (Smelter Grade Alumina, Ingot, Aluminium Rod, Aluminium Slab, Aluminium Plate, Aluminium Sheet/Strip, Aluminium Foil, Various Profile, Alumunium Tube, Wire Rod) juta ton per tahun
60 02.01.016 Kapasitas Produksi Industri Olahan Nikel Hasil produksi maksimum yang dapat dicapai perusahaan untuk memproduksi produk olahan nikel (NPI/FENI/Ni Matte/MHP/Ni Sulfat/Ni Cobalt, Stainless Steel Slab, Stainless HRC/CRC, Stainless Steel Billet, Stainless Steel Welded Pipe, Precursor, Battery Pack). juta ton per tahun

© Tarakan. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex


Distributed By: ThemeWagon