Jl. Kalimantan No 1 Kampung I / Skip 085179990551 mailbox@tarakankota.go.id

Standar Data

CARI
NOKODE DATANAMADEFINISISATUAN
1561 06.02.065 Upah Rata-rata per Jam Kerja Upah/gaji bersih adalah imbalan yang diterima selama sebulan oleh buruh/karyawan baik berupa uang atau barang yang dibayarkan perusahaan/ kantor/majikan. Imbalan dalam bentuk barang dinilai dengan harga setempat. Upah/gaji bersih yang dimaksud tersebut adalah setelah dikurangi dengan potongan-potongan iuran wajib, pajak penghasilan, dan sebagainya.Upah rata-rata per jam kerja merupakan imbalan atau penghasilan rata-rata yang diperoleh per jam baik berupa uang maupun barang. rupiah per jam
1562 06.02.066 Persentase PPNS yang Ditingkatkan Kompetensinya Mengukur seberapa besar upaya peningkatan kompetensi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) telah dilakukan dalam suatu periode tertentu persen
1563 06.02.067 Persentase Tenaga Kerja Konstruksi Kualifikasi Ahli Tenaga kerja yang bekerja dalam sektor konstruksi yang memiliki kualifikasi keahlian sesuai dengan standar pendidikan atau sertifikasi yang ditetapkan, dibandingkan dengan jumlah total tenaga kerja di sektor konstruksi tersebut. persen
1564 06.02.068 Persentase Tenaga Kerja yang Ditempatkan di Dalam Negeri Persentase tenaga kerja yang ditempatkan (dalam dan luar negeri) melalui mekanisme layanan antar kerja lintas daerah kabupaten/kota dalam 1 (satu) daerah provinsi persen
1565 06.02.069 Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja persentase penduduk usia kerja (15 tahun ke atas) yang termasuk dalam angkatan kerja terhadap total penduduk usia kerja. TPAK menunjukkan seberapa besar proporsi penduduk usia kerja yang aktif secara ekonomi di suatu wilayah. persen
1566 06.03.001 Indeks QS International Research Network Collaboration Indikator International Research Network (IRN) digunakan untuk menilai tingkat keterbukaan dan keberagaman kolaborasi internasional dalam bidang penelitian pada setiap institusi pendidikan tinggi yang dievaluasi. Indikator ini didasarkan pada adaptasi Indeks Margalef, yang lazim digunakan dalam ilmu ekologi untuk mengukur kekayaan spesies, dan dalam konteks ini digunakan untuk mengukur keragaman geografis mitra kolaborasi internasional suatu institusi. IRN mengukur jumlah negara atau wilayah mitra berbeda yang terlibat dalam kolaborasi publikasi ilmiah dengan institusi, dengan mempertimbangkan hanya kemitraan internasional berkelanjutan, yakni kolaborasi yang menghasilkan tiga (3) atau lebih publikasi bersama dalam satu bidang ilmu (baik rumpun luas maupun rumpun sempit) selama periode lima tahun terakhir. Tujuan utama indikator ini adalah untuk mencerminkan kapasitas dan strategi institusi dalam menjalin jejaring riset global yang stabil dan beragam, yang menjadi semakin krusial dalam era kolaborasi ilmiah lintas batas dan tantangan global.
1567 06.03.002 Jumlah BRIDA/ ekosistem daerah yang beroperasi optimal Jumlah BRIDA/Ekosistem Daerah yang Beroperasi Optimal diperuntukkan untuk mengukur jumlah Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) atau ekosistem iptek dan inovasi di tingkat daerah yang berfungsi secara efektif dan efisien. BRIDA adalah perangkat daerah yang menyelenggarakan penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan, serta invensi dan inovasi yang terintegrasi di daerah lembaga
1568 06.03.003 Jumlah Hub iptekin di K/L yang mengampu bidang prioritas yang dibentuk Merupakan Indikator kumulatif untuk menggambarkan pengembangan hub iptekin di K/L bidang prioritas lembaga
1569 06.03.004 Jumlah Hub tematik yang dikembangkan di BRIN Indikator ini menunjukan jumlah hub tematik yang dikembangkan di BRIN yang mendukung bidang-bidang prioritas lembaga
1570 06.03.005 Jumlah Infrastruktur Iptek Strategis yang Dibangun Jumlah Infrastruktur Iptek Strategis yang Dibangun merupakan jumlah infrastruktur ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dianggap strategis dan telah berhasil dibangun dalam periode RPJMN 2025-2029. Infrastruktur Iptek Strategis yang Dibangun merujuk pada fasilitas ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dianggap memiliki peran penting dalam mendukung dan meningkatkan kualitas, produktivitas, serta keberlanjutan riset dan inovasi di Indonesia. Fasilitas ini mencakup laboratorium canggih dan fasilitas pendukung lainnya yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan penelitian dan pengembangan teknologi. infrastruktur
1571 06.03.006 Jumlah inovasi dan teknologi terkait keanekaragaman hayati Jumlah inovasi dan teknologi terkait keanekaragaman hayati yang dihasilkan oleh BRIN inovasi
1572 06.03.007 Jumlah Kekayaan Intelektual (KI) per 100 Periset Indikator yang menyatakan jumlah kekayaan intelektual (KI) yang dimiliki setaip 100 SDM Iptek (Dosen, Peneliti dan Perekayasa) kekayaan intelektual per seratus periset
1573 06.03.008 Jumlah Lembaga Pengelola Penelitian, Inovasi dan Pengabdian masyarakat yang ditingkatkan kapasitasnya Indikator ini mengukur jumlah lembaga yang bertanggung jawab atas pengelolaan penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat yang telah mengalami peningkatan kapasitas di Perguruan Tinggi. Peningkatan kapasitas dapat mencakup berbagai aspek, seperti peningkatan sumber daya manusia, infrastruktur, manajemen, serta kemampuan dalam melaksanakan program penelitian, inovasi, dan pengabdian masyarakat. lembaga
1574 06.03.009 Jumlah penerapan bioteknologi yang dimanfaatkan untuk pengembangan bioprospeksi Bioteknologi adalah cabang ilmu yang memanfaatkan organisme hidup, sel, atau sistem biologi untuk menghasilkan produk atau proses yang bermanfaat bagi manusia. Bioteknologi mencakup berbagai bidang, seperti pertanian, kesehatan, industri, maupun lingkungan. Bioprospeksi adalah proses pencarian, pengumpulan, dan eksplorasi sumber daya alam (terutama organisme) untuk menemukan senyawa atau bahan yang bermanfaat bagi manusia, baik dalam bidang pertanian, kesehatan, industri, maupun lingkungan. produk
1575 06.03.010 Jumlah Penerimaan dari pemanfaatan Iptek dan inovasi di BRIN Indikator ini mengacu pada total pendapatan yang diperoleh BRIN dari hasil pemanfaatan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang dihasilkan. Pendapatan tersebut dapat berasal dari berbagai sumber, seperti royalti, lisensi, kerjasama penelitian, dan komersialisasi produk inovasi. miliar rupiah

© Tarakan. All Rights Reserved. Designed by HTML Codex


Distributed By: ThemeWagon