| NO | KODE DATA | NAMA | DEFINISI | SATUAN |
| 1666 |
07.02.003 |
Jumlah Pelanggan Listrik |
Jumlah masyarakat yang berlangganan listrik |
ribu orang |
| 1667 |
07.02.004 |
Jumlah Produksi Listrik Energi Terbarukan |
Besaran listrik yang dihasilkan dari pembangkit listrik energi terbarukan |
gigawattjam |
| 1668 |
07.02.005 |
Jumlah Produksi Tenaga Listrik |
Produksi Tenaga Listrik (GWh) adalah jumlah total energi listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik dalam satuan gigawatt-jam (GWh) selama periode waktu tertentu, biasanya dalam satu tahun. Indikator ini mencerminkan kapasitas produksi listrik dari berbagai jenis pembangkit, termasuk pembangkit berbasis bahan bakar fosil (batubara, minyak, gas) dan energi terbarukan (surya, angin, air, biomassa, dan panas bumi). Produksi listrik yang tinggi umumnya mencerminkan tingkat kebutuhan energi suatu negara yang meningkat, seiring dengan pertumbuhan populasi, aktivitas industri, dan pembangunan infrastruktur. Selain itu, perubahan dalam komposisi produksi tenaga listrik antara sumber energi terbarukan dan fosil juga menjadi ukuran penting dalam transisi energi menuju sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. |
gigawattjam |
| 1669 |
07.02.006 |
Jumlah sambungan jaringan gas untuk rumah tangga |
Jumlah sambungan jaringan gas untuk rumah tangga (Sambungan Rumah (SR)) adalah Banyaknya jaringan distribusi gas bumi (penyaluran gas melalui jaringan pipa) untuk rumah tangga. Jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga dibangun di kota-kota atau daerahyang dekat dengan sumber gas bumi dan memiliki jaringan transmisi gas bumi. |
sambungan |
| 1670 |
07.02.007 |
Jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Private Charging Station Terpasang |
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) adalah sarana pengisian energi listrik untuk Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) Berbasis Baterai untuk umum. |
unit |
| 1671 |
07.02.008 |
Jumlah Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) Terpasang |
Stasiun yang Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) adalah sarana penukaran Baterai yang akan diisi ulang dengan Baterai yang telah diisi ulang untuk KBL Berbasis Baterai untuk umum. |
unit |
| 1672 |
07.02.009 |
Jumlah Volume Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi |
Jumlah Volume Penyaluran BBM Bersubsidi mengukur total jumlah bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang telah disalurkan kepada masyarakat atau sektor tertentu dalam satu periode tertentu. BBM bersubsidi adalah jenis bahan bakar yang diberikan subsidi oleh pemerintah untuk memastikan akses energi yang terjangkau bagi masyarakat, terutama untuk kelompok ekonomi rentan dan sektor yang menjadi prioritas (misalnya transportasi umum, perikanan, dan pertanian). Indikator ini digunakan untuk mengukur efektivitas distribusi BBM bersubsidi dalam memenuhi kebutuhan energi nasional sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan dalam APBN dan kebijakan energi nasional |
juta kiloliter |
| 1673 |
07.02.010 |
Jumlah Volume Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) Non Subsidi |
Jumlah volume BBM nonsubsidi yang disediakan |
juta kiloliter |
| 1674 |
07.02.011 |
Kapasitas Gardu Distribusi |
Gardu distribusi adalah infrastruktur untuk menyalurkan tenaga listrik ke pelanggan dengan mengubah tegangan. |
megavolt ampere |
| 1675 |
07.02.012 |
Kapasitas Gardu Induk |
Gardu induk merupakan bagian dalam pembangunan infrastruktur penyediaan tenaga listrik di Indonesia. Gardu induk adalah infrastruktur untuk mengatur aliran listrik dari pembangkit menuju konsumen dengan mengubah tegangan listrik agar sesuai dengan kebutuhan distribusi. |
megavolt ampere |
| 1676 |
07.02.013 |
Kapasitas Pembangkit Listrik |
Kapasitas pembangkit listrik (GW) adalah jumlah total kapasitas terpasang dari pembangkit listrik, yang diukur dalam gigawatt (GW). Kapasitas terpasang ini mencerminkan kemampuan maksimum pembangkit energi untuk menghasilkan listrik sesuai dengan nameplate capacity atau spesifikasi teknis yang ditetapkan oleh produsen. Indikator ini penting untuk menilai sejauh mana negara atau wilayah tersebut telah memanfaatkan sumber energi dalam memenuhi kebutuhan listrik. Penambahan kapasitas diperhitungkan juga dari kemajuan pentahapan proyek pembangkit dari tahap rencana, pra konstruksi hingga konstruksi |
gigawatt |
| 1677 |
07.02.014 |
Kapasitas Terpasang Pembangkit Listrik dari Energi Terbarukan |
Kapasitas terpasang listrik adalah daya listrik maksimum yang mampu diproduksi sesuai nameplate capacity pembangkit listrik. Nameplate capacity adalah output maksimum generator / pembangkit atau peralatan produksi tenaga listrik lainnya dalam kondisi yang ditentukan oleh pabrikan dan biasanya ditunjukkan pada pelat nama yang terpasang secara fisik ke generator. Energi terbarukan adalah energi yang berasal dari,sumber energi terbarukan antara lain berasal dari panas bumi, angin, bioenergi, sinar matahari, aliran dan terjunan air, serta gerakan dan perbedaan suhu lapisan laut. |
watt per kapita |
| 1678 |
07.02.015 |
Koneksi Tenaga Listrik Tambahan yang Berkualitas |
Jumlah sambungan listrik baru yang ditambahkan ke jaringan listrik dan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan, seperti kestabilan tegangan, kontinuitas layanan, dan keselamatan instalasi. Kualitas sambungan listrik mencakup aspek teknis dan operasional yang memastikan pasokan listrik yang andal dan aman bagi konsumen |
unit |
| 1679 |
07.02.016 |
Konsumsi Biofuel |
Besarnya volume biofuel yang di konsumsi di dalam negeri |
juta kiloliter |
| 1680 |
07.02.017 |
Konsumsi Energi Final per Kapita |
Konsumsi energi final per kapita adalah jumlah energi yang digunakan atau dimanfaatkan baik secara langsung ataupun tidak langsung dari sumber energi dibagi jumlah penduduk pada suatu wilayah dalam periode satu tahun |
tonnes of oil equivalent per kapita |