| NO | KODE DATA | NAMA | DEFINISI | SATUAN |
| 511 |
02.11.007.013 |
Jumlah Pekerja Sektor Pariwisata Labuan Bajo |
Banyaknya orang yang bekerja di sektor pariwisata. |
orang |
| 512 |
02.11.007.014 |
Jumlah Pekerja Sektor Pariwisata Bromo-Tengger-Semeru |
Banyaknya orang yang bekerja di sektor pariwisata. |
orang |
| 513 |
02.11.007.015 |
Jumlah Pekerja Sektor Pariwisata Wakatobi |
Banyaknya orang yang bekerja di sektor pariwisata. |
orang |
| 514 |
02.11.007.016 |
Jumlah Pekerja Sektor Pariwisata Morotai |
Banyaknya orang yang bekerja di sektor pariwisata. |
orang |
| 515 |
02.11.008 |
Jumlah tamu wisatawan mancanegara pada hotel berbintang |
Jumlah tamu wisatawan mancanegara yang menginap di hotel berbintang di daerah (Provinsi) tertentu. |
ribu orang |
| 516 |
02.11.009 |
Jumlah wisatawan mancanegara di destinasi bahari dan danau prioritas |
Total jumlah wisatawan manca negara di lokasi destinasi bahari prioritas meliputi Bangka Belitung, Sulawesi Tenggara, Papua Barat Daya, Maluku Utara, NTB, dan NTT |
ribu kunjungan |
| 517 |
02.11.010 |
Jumlah wisatawan nusantara di destinasi bahari dan danau prioritas |
Total jumlah wisatawan nusantara di lokasi destinasi bahari prioritas meliputi Bangka Belitung, Sulawesi Tenggara, Papua Barat Daya, Maluku Utara, NTB, dan NTT |
ribu perjalanan |
| 518 |
02.11.011 |
Kontribusi sektor parawisata terhadap PAD |
Investasi Infrastruktur: Melihat investasi dalam infrastruktur yang mendukung pariwisata, seperti pembangunan hotel, restoran, dan fasilitas umum, serta dampaknya terhadap PAD. Penciptaan Lapangan Kerja: Mengidentifikasi berapa banyak pekerjaan yang diciptakan di sektor pariwisata dan kontribusinya terhadap pendapatan daerah melalui pajak tenaga kerja dan peningkatan daya beli. |
persen |
| 519 |
02.11.012 |
Kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB harga berlaku |
Kontribusi Sektor Pariwisata terhadap PDRB Harga Berlaku adalah ukuran yang menunjukkan persentase sumbangan sektor pariwisata terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) suatu wilayah dalam harga pasar yang berlaku pada periode tertentu. PDRB harga berlaku mencerminkan nilai tambah bruto dari semua sektor ekonomi di wilayah tersebut pada harga pasar yang berlaku saat ini. |
persen |
| 520 |
02.11.013 |
Laju Pertumbuhan Kontribusi Pariwisata Terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) |
PDB pada definisi BPS merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu negara tertentu, atau merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. Dengan demikian, Proporsi PDB Pariwisata dalah persen bagian PDB nasional yang dikontribusikan oleh aktivitas terkait pariwisata meliputi: Penyediaan Akomodasi bagi Wisatawan; Penyediaan Jasa Makan dan Minum; Penyediaan Jasa Angkutan Rel untuk Penumpang; Penyediaan Jasa Angkutan Darat untuk Penumpang; Penyediaan Jasa Angkutan Air untuk Penumpang; Penyediaan Jasa Angkutan Udara untuk Penumpang; Penyediaan Persewaan Kendaraan; Agen Perjalanan dan Reservasi Lainnya; Penyediaan Jasa Kebudayaan, Olahraga, dan Rekreasi; Aktivitas Perdagangan Barang-Barang Pariwisata; Penyediaan Jasa Pariwisata Lainnya |
persen |
| 521 |
02.11.014 |
PDRB Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum |
PDRB pada definisi BPS merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu regional tertentu, atau merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. Dengan demikian, Proporsi PDRB Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (Akmamin) adalah persen bagian PDRB Provinsi yang dikontribusikan oleh aktivitas terkait pariwisata yang meliputi: 1. Penyediaan Akomodasi bagi Wisatawan 2. Penyediaan Jasa Makan dan Minum |
juta rupiah |
| 522 |
02.11.014.001 |
PDRB Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Borobudur-Yogyakarta-Prambanan |
PDRB pada definisi BPS merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu regional tertentu, atau merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. Dengan demikian, Proporsi PDRB Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (Akmamin) adalah persen bagian PDRB Provinsi yang dikontribusikan oleh aktivitas terkait pariwisata yang meliputi: 1. Penyediaan Akomodasi bagi Wisatawan 2. Penyediaan Jasa Makan dan Minum |
juta rupiah |
| 523 |
02.11.014.002 |
PDRB Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Bali |
PDRB pada definisi BPS merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu regional tertentu, atau merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. Dengan demikian, Proporsi PDRB Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (Akmamin) adalah persen bagian PDRB Provinsi yang dikontribusikan oleh aktivitas terkait pariwisata yang meliputi: 1. Penyediaan Akomodasi bagi Wisatawan 2. Penyediaan Jasa Makan dan Minum |
juta rupiah |
| 524 |
02.11.014.003 |
PDRB Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Kepulauan Riau |
PDRB pada definisi BPS merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu regional tertentu, atau merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. Dengan demikian, Proporsi PDRB Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (Akmamin) adalah persen bagian PDRB Provinsi yang dikontribusikan oleh aktivitas terkait pariwisata yang meliputi: 1. Penyediaan Akomodasi bagi Wisatawan 2. Penyediaan Jasa Makan dan Minum |
juta rupiah |
| 525 |
02.11.014.004 |
PDRB Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Greater Jakarta |
PDRB pada definisi BPS merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu regional tertentu, atau merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. Dengan demikian, Proporsi PDRB Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (Akmamin) adalah persen bagian PDRB Provinsi yang dikontribusikan oleh aktivitas terkait pariwisata yang meliputi: 1. Penyediaan Akomodasi bagi Wisatawan 2. Penyediaan Jasa Makan dan Minum |
juta rupiah |