Tarakan - Antusiasme pelajar mengikuti kejuaraan pencak silat di Kota Tarakan melampaui kuota yang disediakan panitia. Dari kuota 200 peserta, jumlah pendaftar mencapai 225 orang dalam Tarakan Junior Pencak Silat Championship I 2026.
Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud, menilai tingginya minat tersebut menunjukkan pentingnya menyediakan ruang kompetisi bagi atlet usia pelajar. Menurutnya, pembinaan melalui latihan perlu diimbangi pertandingan agar kemampuan atlet dapat diuji dan dikembangkan secara maksimal.
âKalau kita mau ada kualitas, maka kita harus mengadakan kompetisi secara berjenjang. Kalau latihannya saja tanpa kompetisi, pasti tidak akan ada prestasi,â ujarnya. 23/10/26
Ia menjelaskan, kompetisi juga dapat menjadi sarana untuk mengidentifikasi atlet berprestasi. Atlet yang berhasil meraih juara diharapkan mendapat pembinaan lebih intensif sebagai persiapan menghadapi kejuaraan berikutnya, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Meski demikian, penyelenggaraan kompetisi masih menghadapi keterbatasan fasilitas. Ibnu Saud menyebut arena pertandingan yang tersedia saat ini belum cukup luas untuk menampung lebih banyak peserta secara bersamaan. Kondisi tersebut membuat penggunaan tempat harus diatur, mulai dari pertandingan tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama.
Pemerintah Kota Tarakan, lanjutnya, tetap mendorong keberlanjutan pembinaan atlet di tengah kondisi efisiensi anggaran. Dukungan terhadap penyelenggaraan kompetisi diharapkan dapat ditingkatkan seiring membaiknya kondisi keuangan daerah, termasuk mempertimbangkan kebutuhan arena pertandingan yang lebih memadai.
Ia juga menekankan bahwa pengembangan olahraga tidak hanya bergantung pada pemerintah. Keterlibatan pihak penyelenggara dan perguruan pencak silat dinilai penting agar kompetisi dapat terus berlangsung dan pembinaan atlet berjalan secara berkelanjutan.
Melalui kompetisi yang rutin dan berjenjang, atlet muda Tarakan diharapkan memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengasah kemampuan, meraih prestasi, serta mempersiapkan diri mewakili daerah pada tingkat yang lebih tinggi. (Agung)
Sumber : RRI Tarakan