TARAKAN - Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., membuka High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Tarakan dengan tema âSinergi Digital untuk Tarakan Majuâ, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara tersebut dirangkaikan dengan peluncuran SP2D Online sebagai bagian dari upaya memperkuat digitalisasi transaksi keuangan pemerintah daerah.
Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) Kota Tarakan sebelumnya 98,5 persen, dan pada Semester I 2026 tercatat 95,5 persen yang mana mengalami penurunan. Namun Kota Tarakan juga masih berada dalam kategori digital dalam penerapan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.
Di tengah berbagai tantangan, kondisi ruang fiskal Kota Tarakan dinilai masih cukup baik. Sementara itu, capaian pajak daerah telah mencapai 91,59 persen yang penyetorannya dilakukan melalui kanal digital, seperti mobile dan sms banking dan internet.
Wali Kota Tarakan dalam sambutannya mengatakan elektronifikasi merupakan sebuah keharusan bagi seluruh OPD sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Tarakan dalam mewujudkan kota yang cerdas.
Menurutnya, keberhasilan TP2DD juga harus didukung dengan infrastruktur yang memadai, khususnya ketersediaan jaringan internet yang baik. Hal tersebut menjadi salah satu faktor penting agar proses digitalisasi dapat berjalan optimal.
Selain itu, Wali Kota mengatakan implementasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) juga perlu terus didorong sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.