Tarakan - Dalam upaya meningkatkan kesadaran warga terhadap bahaya penyakit pascabanjir dan lingkungan, Babinsa Kelurahan Juata Permai, Kopka J. Simanjuntak, menghadiri kegiatan penyuluhan kesehatan pada Minggu (11/10/2026) pukul 09.30 WITA.
Kegiatan yang berlangsung di Musholla AL-ANSHOR, RT 12 Kelurahan Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara ini mengusung tema "STOP LEPTOSPIROSIS: Cegah dan Kenali Bahayanya". Penyuluhan ini diselenggarakan atas kerja sama Fakultas Keperawatan Universitas Borneo Tarakan (UBT) bersama Puskesmas Juata.
Kenali Penyebab dan Jalur Penularannya
Dalam pemaparannya, nara sumber menjelaskan bahwa Leptospirosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Leptospira interrogans, bukan oleh virus. Bakteri ini umumnya hidup di ginjal hewanâterutama tikusâdan dikeluarkan melalui air kencingnya.
Catatan Penting: Penyakit ini tidak menular secara langsung dari manusia ke manusia.
Waspadai Gejala dan Komplikasi Berat
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada, terutama setelah beraktivitas di sawah, area berlumpur, atau usai melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan saluran air dan parit rumah tangga.
Jika muncul gejala awal seperti demam tinggi, nyeri hebat pada otot betis, dan mata memerah, warga diminta untuk segera memeriksakan diri ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat.
Jika tidak ditangani secara cepat dan tepat, infeksi bakteri ini dapat memicu komplikasi fatal pada organ vital manusia, antara lain:
Imbauan Alat Pelindung Diri Saat Kerja Bakti
Untuk meminimalisir risiko penularan di lingkungan warga, Kopka J. Simanjuntak bersama tim kesehatan mengimbau warga masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan serta menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sederhana saat beraktivitas di area rawan.
"Kami mengimbau warga yang melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan selokan, saluran air, maupun aktivitas di area berlumpur agar selalu menggunakan sepatu bot (boots) dan sarung tangan. Langkah sederhana ini sangat efektif mencegah masuknya bakteri melalui luka di kulit," tegasnya.
Sumber : RRI Tarakan