Tarakan - Masyarakat Kota Tarakan kembali merasakan kabut asap, Minggu (11/10/2026). Bahkan Indeks Pencemaran Udara (ISPU), Kementerian Lingkungan Hidup, menembus angka 106 dan masuk kategori tidak sehat.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran, Kerusakan Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Keanekaragaman Hayati, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan, Chaizir Zain mengatakan, kondisi udara dengan kabut asap yang cukup tebal dirasakan masyarakat sudah masuk kategori tidak sehat.
"ISPU ada di angka 106 dan masuk kategori tidak sehat, baik itu untuk manusia, hewan dan tumbuhan," kata Chaizir, Minggu (11/10/2026).
Dengan kondisi udara tidak sehat tentu penggunaan masker sangat penting agar masyarakat tidak terpapar penyakit utamanya yang berhubungan dengan pernafasan.
"Kita tetap imbau menggunaka masyarakat saat berkendaraan atau berada di luar rumah, dan kabut asap yang di rasakan ini merupakan kiriman dari luar Tarakan," jelasnya.
Hendi, Warga Tarakan yang melakukan aktivitas olahraga di seputaran Stadion Datu Adil merasa terganggu dengan semakin tebalnya kabut asap.
"Tadi waktu awal olahraga sekitar pukul 15.00, kabut tidak terlalu terasa. Tapi semakin sore semakin terasa bahwa udara sedang dalam kondisi tidak bagus," tuturnya. (Jafar)
Sumber : RRI Tarakan