TARAKAN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tarakan bergerak cepat mendampingi para korban kebakaran di RT 16 Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Tarakan Barat.
Setelah menyalurkan bantuan masa tanggap darurat, Baznas kini memfokuskan perhatian pada keberlangsungan pendidikan anak-anak terdampak.
Ketua Baznas Tarakan, H. Syamsi Sarman, menyampaikan bahwa pihaknya telah mendata ada tujuh anak usia sekolah, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA yang rumahnya hangus dilalap si jago merah. Bantuan khusus pendidikan ini dijadwalkan akan diserahkan pada awal pekan depan.
Berbeda dari bantuan umum, skema yang disiapkan Baznas untuk para siswa ini berfokus pada fleksibilitas kebutuhan mereka di lapangan.
"Sumbangan sekolah nanti dalam bentuk uang tunai saja, biar mereka belanja sendiri sesuai kebutuhan. Kami tidak tahu persis apa yang paling mendesak, mungkin ada yang butuh sepatu, tas, atau seragam baru. Nanti terserah mereka mau dipergunakan untuk apa," ujar Syamsi Sarman, Rabu (23/9/2026).
Bantuan ini, lanjut Syamsi Sarman, berasal dari donasi masyarakat setelah Baznas melakukan penggalangan dana yang ditutup pada Sabtu mendatang.
Terkait besaran nominal yang akan diterima setiap siswa, pria yang juga Ketua PW Muhammadiyah Kaltara ini menjelaskan bahwa angka pastinya masih menyesuaikan dari akumulasi perolehan donasi masyarakat.
Jika nantinya terdapat dana lebih setelah penggalangan ditutup, Baznas berencana menyalurkannya kembali dalam bentuk paket sembako.
Sebelumnya, Baznas Tarakan telah mendistribusikan konsumsi selama tiga hari pasca kejadian serta penyaluran pakaian layak pakai dan pakaian baru ke lokasi musibah.
Syamsi menegaskan bahwa aksi tanggap bencana ini merupakan bagian dari tugas inti Baznas dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah untuk disalurkan kepada warga yang sedang tertimpa musibah (asnaf yang berhak). (Rajab)
Sumber : RRI Tarakan