Jl. Kalimantan No 1 Kampung I / Skip 085179990551 mailbox@tarakankota.go.id

Kebocoran Air Setelah Meteran, Tanggung Jawab Pelanggan

0 comments 2026-02-05 14:46:10  

Tarakan - Direktur Perumda Tirta Alam Tarakan, Iwan Setiawan kembali menegaskan bahwa jika terjadi kebocoran air setelah meteran menjadi tanggung jawab pelanggan. 

Hal itu ditegaskannya menanggapi masih adanya keluhan masyarakat terkait pembayaran iuran air yang membengkak. Diduga karena adanya kebocoran. 

Menurutnya, tanggung jawab Perumda Tirta Alam Tarakan hanya jika terjadi kebocoran pipa sebelum meteran. Sedangkan setelah meteran, menjadi tanggung jawab pelanggan. 

"Tanggung jawabnya PDAM adalah kebocoran pipa sebelum meteran. Sedangkan pipa setelah meteran adalah tanggung jawab pelanggan. Jadi jika mulai dari keran sampai ke rumah ada yang rusak itu tanggung jawab pelanggan. Kecuali kalau meteran rusak adalah tanggung jawab PDAM," tegas Iwan, Jumat (30/1/2026). 

Karena itu Iwan mengingatkan pelanggan untuk senantiasa mengecek meteran hingga keran di rumah. Sebab jika terjadi kebocoran pada pipa setelah meteran, berpotensi membengkaknya tagihan air.

Menurutnya, kebijakan ini berlaku juga bagi karyawan Perumda Tirta Alam Tarakan. Bahkan Iwan mengaku ia dan manajer operasional pernah mengalami hal serupa dan harus membayarnya. 

"Saya saja mengalami. Habis cuci mobil lupa tutup keran, tagihan saya bengkak dua hari Rp500 ribu. Mas Narto, manager produksi berangkat ke Banyuwangi. Ternyata kerannya lupa ditutup, begitu balik bayar PDAM-nya sampai Rp3 juta," tegas Iwan. 

Iwan menegaskan hal ini tidak bisa ditoleransi. Karena dianggap sebagai kelalaian pelanggan. Pihaknya hanya memberikan dispensasi mencicil sampai lunas. 

Sepengetahuan Iwan, akibat kelalaian, ada yang pernah membayar tagihan air sampai Rp6 juta untuk dua bulan. Kelalaian itu pun harus dibayar karena dianggap kesalahan pelanggan. 

Iwan juga mengimbau untuk senantiasa mengecek meteran air. Sebab tekanan air PDAM sekarang cukup kencang. Lupa menutup keran berpotensi tagihan membengkak. 

Selain itu, pelanggan juga diharapkan dapat memperhatikan instalasi pipa yang menuju ke rumahnya. Sebab jika terjadi kebocoran setelah meteran akan menyebabkan tagihan air membengkak dan menjadi tanggung jawab pelanggan.

Untuk mengetahui adanya kebocoran pada pipa yang menuju ke rumah bisa diketahui dengan menutup semua keran air dalam rumah. Kemudian melihat meteran. Apabila pencatatannya masih berjalan berarti ada kebocoran setelah meteran.

Sumber : RRI Tarakan

0 comments

©

Tarakan    Designed by HTML Codex


Distributed By: ThemeWagon