Jl. Kalimantan No 1 Kampung I / Skip 085179990551 mailbox@tarakankota.go.id

DPRD Kaltara Audiensi dengan Dinkes Tarakan Bahas HIV/AIDS

0 comments 2026-01-25 07:54:23  

Tarakan - Resah dengan informasi temuan kasus HIV/AIDS yang cukup banyak di Tarakan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan audiensi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan. 

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinkes Tarakan, Kamis (22/1/2026), dihadiri sebagian besar anggota DPRD Kaltara Dapil Tarakan. 

Langkah ini dilakukan sekaligus menindaklanjuti informasi mencuatnya isu LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) di kalangan anak sekolah. 

"Sebenarnya ini bagian rencana kami DPRD Kaltara untuk HIV AIDS. Tetapi targetnya kami akan bicaranya LGBT itu yang lagi marak baik di Tarakan maupun Kaltara," ujar Anggota DPRD Kaltara yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Syamsuddin Arfah kepada awak media usai acara. 

Dalam pertemuan itu, Anggota DPRD Tarakan menyarankan agar tempat fitness atau gym turut menjadi sasaran pengawasan yang dilakukan Dinkes Tarakan untuk mencegah penyebaran virus HIV/AIDS. 

Munculnya usulan itu setelah Dinkes Tarakan memaparkan kondisi penyebaran HIV AIDS selama ini. Di mana beberapa tempat menjadi sasaran pegawasan populasi berisiko. Diantaranya karaoke, diskotik, panti pijat, cafe dan salon. Tempat-tempat ini rutin dilakukan pengawasan setiap tiga bulan sekali. 

"Coba ditambahkan juga tempat fitnes," ujar Anggota DPRD Kaltara, Dino Adrian.

Usulan ini mendapat respon positif anggota DPRD Kaltara lainnya, Supa'ad Hadianto. 

"Bisa saja itu (tempat fitnes) jadi pintu masuk. Jadi saya setuju dengan adinda Dino," tutur Supa'ad Hadianto.

Syamsuddin Arfah menambahkan nantinya pihaknya akan menggelar pertemuan lanjutan dengan memanggil pihak-pihak terkait untuk mencari solusi atas persoalan ini. 

"Kita baru bicara dulu di Dinkes, nanti minggu depan kita akan lanjut dengan stakeholder terkait. Jadi tidak hanya Dinas Kesehatan tapi kita juga masuk ke Dinas Pemberdayaan Perempuan MUI dan yang lain," ujar Syamsuddin Arfah. 

"Kalau ini tidak dilakukan langkah-langkah yang sifatnya preventif nanti akan menyebar menjadi luas dan kami dari DPRD tentu perspektifnya tidak hanya lokal Tarakan saja tapi seluruh Kaltara," pungkas Syamsuddin Arfah. (Rajab)

Sumber : RRI Tarakan

0 comments

©

Tarakan    Designed by HTML Codex


Distributed By: ThemeWagon